Bupati Labuhanbatu Terima Anugerah Adat Budaya Melayu Dari Masyarakat Negeri Lama

Teks foto : Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dan Ibu dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT duduk di Singgasana ketika menerima Anugerah Putra Melayu Bilah dari tokoh Melayu Negeri Lama H Yusran Hasbi. Tampak pemuka etnis lainnya turut mendampingi penganugerahan itu.

ANUGERAH ADAT BUDAYA MELAYU 2RANTAUPRAPAT, ML : Masyarakat Melayu Negeri Lama memberikan Anugerah Adat Budaya Melayu kepada Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD yang berlangsung di Masjid Raya Negeri Lama, Kamis (31/1-13) sore. Acara yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW itu dihadiri seluruh pemuka masyarakat Bilah Hilir, para kepala SKPD, camat se-Kabupaten Labuhanbatu, pelajar dan ratusan ibu-ibu periwiridan se-kecamatan Bilah Hilir.

ANUGERAH ADAT BUDAYA MELAYU 1Prosesi penobatan dan penganugerahan sebagai Putra Melayu Bilah itu ditandai dengan pemakaian seperangkat baju adat budaya Melayu kepada dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dan dr Hj Fitra Laila TP Siregar SpTHT dari tokoh Melayu Negeri Lama Raja Yusran Hasbi, juga didampingi oleh pemuka etnis lainnya seperti Jawa, Batak, Karo, Simalungun dan Tionghoa.

Raja Yusran Hasbi mengatakan, penganugerahan adat budaya Melayu kepada Bupati itu dilakukan atas keberhasilan dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD membangun Labuhanbatu khususnya daerah pesisir atau daerah pantai. “Sejak kepemimpinan dr Tigor daerah pantai menjadi perhatian utama Pemkab Labuhanbatu mulai dari infrastruktur jalan sampai penerangan listrik”, ujarnya.

ANUGERAH ADAT BUDAYA MELAYU 3Diungkapkannya, bahwa program Tigor yang memulai pembangunan dari Desa sudah banyak dirasakan masyarakat khususnya di daerah pantai, seperti pemberian bantuan kepada petani kencur dan bantuan kapal kepada nelayan. “Bantuan ini sangat membantu perekonomian masyarakat di sini, oleh sebab itu program pembanghunan yang dilakukan oleh dr Tigor wajib kita dukung”, katanya, seraya menyampaikan sebait pantun : budaya Bilah negeri Bilah, ikan gamak jadi kebanggaan, kalau benar negeri kita ini bertuah, pulang bapak nanti jadi kenangan.

ANUGERAH ADAT BUDAYA MELAYU 4Bak gayung bersambut, Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD dalam sambutannya mengatakan, bukan kampak sembarang kampak, kampak dipakai membelah kayu, bukan Batak sembarang Batak, tapi Batak sudah jadi Melayu. Dikatakannya, bahwa dirinya sangat tersanjung dengan pemberian anugerah itu, semoga penganugerahan ini dapat mempererat silaturrahmi.

ANUGERAH ADAT BUDAYA MELAYU 5Terkait pembangunan di daerah pantai, Tigor juga mengungkapkan, bahwa tahun 2013 pihaknya akan membangun sekolah setingkat SMA-SMK di Desa Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir. Pembangunan sekolah ini tentunya akan meringankan beban para orang tua, karena warga Bilah Hilir tidak perlu lagi menyekolahkan anaknya ke Rantauprapat atau ke Kecamatan Panai Hilir yang tentunya memerlukan biaya untuk in the cost.

ANUGERAH ADAT BUDAYA MELAYU 6Pada bagian lain Tigor mengatakan, sebagai bupati dirinya tidak diperbolehkan untuk berkampanye, tetapi dirinya wajib mengingatkan seluruh warga Labuhanbatu untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada tanggal 7 Maret 2013. “Ayo pergi ke TPS untuk menentukan Gubernur kita lima tahun mendatang, jangan Golput”, pintanya.

ANUGERAH ADAT BUDAYA MELAYU 7Dijelaskannya, hasil survey terbaru 63 % penduduk Sumut adalah ummat Islam, ternyata 60 % dari 63 % itu tidak tahu kapan dilaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara. “Dapat kita bayangkan 60 % penduduk muslim Sumut tidak tahu kapan dilaksanakan Pemilihan Gubsu dan tidak tahu siapa yang akan dipilih”, katanya.

ANUGERAH ADAT BUDAYA MELAYU 8Sementara itu Hj Ellya Rossa Siregar SPd selaku putri asli Negeri Lama, Bilah Hilir, mengajak seluruh hadirin untuk mendukung program yang diusung oleh Tigor-Suhari. “Bupati kita saat ini sangat memperhatikan daerah pantai, oleh sebab itu selayaknyalah kita dukung program-program beliau”, ujar Ellya Rossa yang juga Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu itu.

ANUGERAH ADAT BUDAYA MELAYU 9Ellya Rossa juga mengjak seluruh warga Bilah Hilir turut menentukan pemimpin Sumatera Utara lima tahun ke depan dengan datang ke TPS pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. “Pilihan boleh berbeda tetapi yang penting kita jangan sampai babantah (bekelahi-red). Gunakan hati nurani dalam menentukan Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan datang”, katanya.

Usai prosesi penobatan acara diisi dengan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dengan penceramah Al-Ustadz Drs H Hafiz Ismail dari Medan. Turut juga ditampilkan Group Barzanji putra Negeri Lama yang berhasil menjadi juara harapan II Festival Nasyid tingkat Sumatera Utara baru-baru ini.(AR).

Sumber: http://labuhanbatukab.go.id

Pos ini dipublikasikan di INFO TERBARU dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s