Ujian Nasional 2015 UNTUK SMA/SMP/SEDERAJAT

Ujian Nasional yang telah dilaksanakan setiap tahun sejak 10 tahun terakhir ini melalui kendali Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia telah mengalami perbaikan dari tahun ke tahun demi untuk peningkatan mutu pendidikan nasional serta tertuang dalam Permendikbud No 5 Thn 2015. Ujian Nasional 2015 akan menjadi alat ukur dalam menghitung indeks integritas sekolah yang memperlihatkan seberapa jujur sekolah dalam melaksanakan UN.

Pelaksanaan Ujian Nasional yang merupakan event tahunan yang dibiayai oleh Negara. Di tahun 2015, pemerintah tetap melanjutkan pelaksanaan Ujian Nasional dengan perbaikan yang telah dilakukan. Berikut perbedaan pelaksanaan ujian nasional dengan tahun sebelumnya:

 Kelulusan ditentukan sepenuhnya oleh sekolah dengan mempertimbangkan capaian seluruh mata pelajaran, keterampilan, maupun sikap dan perilaku siswa selama duduk di bangku sekolah. Bagi siswa yang nilai UN belum mencapai standar nilai kompetensi (55 atau kurang), dapat memperbaiki nilainya untuk mata pelajaran tersebut dalam ujian perbaikan.Kelulusan siswa pendidikan formal jenjang SMP,SMA,SMK & yg sederajat ditetapkan oleh setiap satuan pendidikan melalui rapat dewan guru. Penentu kelulusan, gabungan nilai US dan rata-rata nilai rapor.

 Mulai di rintis Ujian Nasional Computer Based Test dilaksanakan di 585 sekolah dan telah siap yang terdapat di 27 Kabupaten/Kota se Indonesia yg terverifikasi dari 862 sekolah yang diusulkan.

 Nilai UN di bawah 55 boleh mengulang pada mata pelajaran yg nilainya kurang,tetapi tidak ada istilah lulus/tidak lulus dalam UN

 UN menjadi salah satu pertimbangan dlm SNMPTN,selain nilai rapor,prestasi olimpiade,dll. Sekitas awal Mei 2015, hasil UN sudah dikirim ke Panitia SNMPTN, untuk digunakan dalam penentuan hasil SNMPTN dan data hasil UN langsung disinkronisasi dengan panitia SNMPTN.

 Setiap peserta didik yang telah mengikuti UN akan mendapatkan Sertifikat Hasil Ujian Nasional (SHUN) sesuai dalam peraturan Permendikbud No 5 Thn 2015,pasal 6 ayat 1. Sertifikat Hasil Ujian Nasional Adalah laporan hasil ujian nasional yang dibuat lebih informatif dan deskriptif. Selain memuat hasil nilai UN, SHUN dilengkapi dengan keterangan materi apa yang masih kurang atau sudah cukup baik pada setiap mata pelajaran. SHUN ini diberikan untuk memenuhi hak siswa mengetahui capaian kompetensinya terhadap mata pelajaran yang diujikan. SHUN berisi: a. Biodata siswa, b.Nilai UN setiap mapel, & c. Tingkat pencapaian kompetensi lulusan untuk setiap mapel yg diujikan Nilai setiap mata pelajaran dan Kategorisasi dan deskripsi kompetensi Profil capaian kompetensi untuk pembinaan siswa Konteks posisi terhadap rerata siswa yang lain di sekolah, daerah maupun nasional Indeks-indeks lainnya mengukur perilaku saat tes, perkembangan hasil dari tahun ke tahun, dan Semua peserta UN akan mendapat SHUN.

 Penghargaan bagi sekolah yg laksanakan Ujian Nasional secara jujur & berprestasi dengan diberikannya Indeks Integritas Sekolah dalam melaksanakan untuk. Penghargaan itu akan diberikan kepada sekolah dan Pemda dan khusus SMA/sederajat disampaikan ke PTN.
Sumber: Info Grafis UN 2015 Kemendikbud RI dan Twitter:@Kemdikbud_RI

Dipublikasi di UJIAN NASIONAL | Tinggalkan komentar

Mendikbud: UN Bukan Untuk Lulus 100 Persen, Tetapi Jujur 100 Persen

Jakarta, Kemendikbud –Apa tujuan dari ujian nasional (UN)? Tujuannya adalah untuk mengetahui capaian belajar seorang siswa. Ini merupakan hak seorang siswa untuk mengetahui capaian belajarnya. Oleh sebab itu lakukan UN bukan untuk lulus 100 persen, tetapi lakukanlah dengan jujur 100 persen, karena tahun ini UN tidak menjadi syarat kelulusan.

Demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, saat mengunjungi salah satu televisi di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (27/03/2015). ”Mulai tahun ini kelulusan 100 persen ditentukan oleh sekolah. Yang dinilai adalah seluruh mata pelajaran termasuk perilaku siswa. Oleh sebab itu siswa jangan menjadikan UN sebagai beban,” tutur Mendikbud.

Mendikbud menekankan kembali, UN tidak lagi menjadi syarat kelulusan, tetapi UN dapat digunakan untuk mendaftar pada jenjang pendidikan berikutnya. Dengan begitu, UN dapat memberikan perilaku positif kepada siswa dan guru. Siswa belajar bukan karena takut untuk menghadapi UN, tetapi belajar untuk mewujudkan keinginan memiliki nilai yang lebih tinggi.

”Karena nilai yang tinggi itu akan membantu mereka mendapatkan sekolah yang lebih baik. Sehingga dapat menanamkan pola perilaku yang positif,” ucap Mendikbud.

Mendikbud berharap dengan tidak dimasukkannya UN sebagai syarat kelulusan, ke depan dapat menanamkan perilaku siswa bahwa mengikuti UN itu adalah semangat untuk mendapatkan prestasi yang baik. ”Jangan lakukan kecurangan-kecurangan yang selama ini banyak dikabarkan. Tetapi lakukan dengan jujur, dan raihlah prestasi yang baik,” pesan Mendikbud. (Seno Hartono)

Sumber: http://kemdikbud.go.id

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

PTN Abaikan Nilai Unas karena Marak Kecurangan

JAKARTA – Maraknya kecurangan dalam ujian nasional (unas) SMA di Jawa Timur (Jatim) bisa berdampak serius. Sikap Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN) kini terbelah. 

Sebagian PTN memutuskan tidak memakai nilai unas dalam perhitungan kelulusan SNM PTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) 2014 yang diumumkan 27 Mei mendatang. Hari ini merupakan masa krusial dalam “perkawinan” nilau unas dengan nilai sementara kelulusan SNM PTN yang dihitung dari rapor siswa. 

Bendahara Umum MRPTN Rochmad Wahab menjelaskan, hari ini panitia unas yang diwakili oleh BSNP (Badan Standarisasi Nasional Pendidikan) menyerahkan hasil pemindaian. Setelah itu, dari MRPTNI diserahkan ke panitia SNM PTN. “Agenda ini rahasia,” katanya tadi malam.

Rochmad mengatakan, internal MRPTN selaku penyelenggara SNM PTN terus memantau perkembangan penyelenggaraan unas. Termasuk kasus kecurangan unas yang masif dan terstruktur di Lamongan, Jatim.

Pria yang juga rektor UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) itu mengatakan, kasus di Lamongan membuat kalangan rektor tidak percaya terhadap hasil unas.

“Ada beberapa PTN yang memutuskan tidak menggunakan nilai unas untuk pertimbangan kelulusan SNM PTN. Mereka hanya menggunakan keputusan siswa lulus atau tidak lulus unas sebagai penentu kelulusan SNM PTN,” katanya.

Masing-masing PTN memiliki hak mutlak untuk menetapkan skema kelulusan SNM PTN.

Rochmat mengatakan, anjuran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh adalah, nilai unas dan rapor diberi bobot tertentu untuk pertimbangan kelulusan SNM PTN. Meski begitu, penetapan kelulusan SNM PTN itu ada di tangan rektor, bukan menteri.

“Khusus di kampus saya (UNY), sampai sekarang belum ditetapkan apakah nilai unas akan dipakai untuk pertimbangan kelulusan SNM PTN,” paparnya.

Pihaknya menunggu perkembangan pengusutan kebocoran soal ujian di Lamongan. Jika nilai unas siswa dari Jatim, khususnya Lamongan, dipakai pertimbangan masuk SNM PTN, menurut Rochmat tidak fair. Sebab, siswa dari daerah lain bisa jadi mengerjakan unas dengan jujur dan sungguh-sungguh. Tidak bisa dibandingkan secara head to head antara nilai unas 9 di Jatim dengan nilai unas 7 di Jogjakarta.

“Bisa jadi nilai 7 di Jogjakarta itu lebih bagus, karena selama ini tidak terdengar ada kecurangan unas di Jogjakarta,” jelasnya.

Rochmat sangat prihatin sekaligus kecewa terhadap kasus pelanggaran unas di Lamongan. Padahal kalangan PTN sudah mewanti-wanti jajaran panitia unas untuk bekerja dengan jujur.

“Tetapi nyatanya para guru dan kepala sekolah seperti itu. Berbuat pelanggaran demi mengejar nilai unas tinggi,” tandasnya.

Tahun ini adalah penyelenggaraan SNM PTN pertama yang menggunakan nilai unas sebagai pertimbangan kelulusan. Namun, di kalangan rektor PTN masih ada yang belum percaya terhadap kejujuran pelaksanaan unas.

“Jadi, jangan disalahkan jika masih ada PTN yang tidak memakai nilai unas sebagai pertimbangan kelulusan SNM PTN,” katanya.(wan/ca)

Sumber: http://www.jpnn.com/

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Nasehat Dari Kantin Sekolah

Siswa-siswi terlihat gembira dan berbincang-bincang disertai tawa lepas sambil menikmati hidangan menu favorit mereka. Pada raut wajah mereka terpancar keceriaandan kebahagiaan. Demikian suasana para siswa yang sering kita lihat dikantin sekolah. Kantin sekolah adalah suatu ruang atau tempat yang menyediakan makanan dan minuman bagi warga sekolah. Kantin adalah tempat untuk memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar memilih makanan yang baik dan sehat,

 

Kantin juga merupakan tempat yang memberi bantuan dalam mengajarkan ilmu gizi secara nyata, menganjurkan kebersihan dan kesehatan, menekankan kesopanan dalam masyarakat, bekerja, dan kehidupan bersama, menekankan penggunaan tata krama yang benar dan sesuai dengan yang berlaku di masyarakat, memberikan gambaran tentang manajemen yang praktis dan baik, dan tempat yang memberikan pelajaran sosial kepada siswa.

 

Kantin sekolah adalah tempat favorite para siswa dan sebagai tempat untuk berdiskusi tentang apa saja termasuk materi pelajaran di kelas serta selalu dijadikan alternative tujuan ketika meminta ijin ke kamar mandi oleh sebagian siswa. Sedangkan suasana didalam ruang kelas, siswa selalu menggambarkan dengan suasana yang tegang dan tempat membosankan. Demikian suasana kedua tempat tersebut. Berbicara tentang kantin dan hubungannya dengan metode pembelajaran, mari kita belajar dari suasana di kantin sekolah.

 

Berikut ini beberapa situasi yang pernah penulis amati di kantin sekolah, Pertama: Siswa bebas memilih menu sesuai selera mereka, bahkan mereka bebas mengambil sendiri atau diantar oleh pelayan kantin. Jika kita bandingkan dengan situasi di ruang kelas sangat jauh berbeda, didalam ruang kelas siswa terkadang tidak bisa memilih jenis penyampaian materi dari guru, hanya metode ceramah satu arah yang membosankan menjadi menu favorite.

 

Kedua, Siswa bebas memilih tempat duduk dan duduk dengan posisi yang rileks. Setelah menentukan menu yang mereka senangi selanjunya mereka menikmati menu tersebut dengan duduk santai di bawah pohon yang rindang atau di deretan bangku khusus favorite mereka. Sementara di dalam ruang kelas, wali kelas maupun guru mata pelajaran jarang bahkan tak pernah mengganti posisi bangku maupun kursi anak didik selama 1 tahun.

 

Selanjutnya Ketiga, Siswa bebas makan sambil berbincang bincang dan sedikit bersuara keras. Sebaliknya dikelas ketika guru mata pelajaran memberi tugas selalu dibarengi perintah tanpa bersuara kepada siswa dan dilarang bertanya sehingga kelas yang disenangi guru adalah kelas yang diam, senyap dan tanpa bersuara ketika proses belajar mengajar berlangsung. Keempat, Pelayan atau ibu dan bapak kantin selalu memberi pelayanan terbaik kepada seluruh siswa meskipun ketika terjadi pencurian makanan atau istilah para siswa lupa bayar sering dibalas dengan omelan singkat oleh ibu kantin dan biasanya dijawab siswa dengan senyuman dan menyatakan maksud berhutang.

 

Sehingga ketika seorang guru masuk kedalam ruang kelas selayaknya memberi pelayanan terbaik kepada seluruh siswa agar ruangan kelas merupakan tempat favorit di lingkungan sekolah dan bukan menjadi tempat yang membosankan.

Sumber: http://edukasi.kompasiana.com/2013/01/20/kantin-sekolah-dan-teori-mendidik-526299.html

Dipublikasi di INFO TERBARU, INSPIRASI | Tinggalkan komentar

Pengumuman Kelulusan CPNS 2013

Untuk melihat pengumuman kelulusan Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Instansi Pemerintah Kabupaten Seluruh Sumatera Utara dapat melakukan download pengumuman dengan diawali memilih instasi dibawah ini.

1. Pengumuman Kelulusan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara KLIK DISINI

2. Pengumuman Kelulusan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang KLIK DISINI

3. Pengumuman Kelulusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara KLIK DISINI

4. Pengumuman Kelulusan TKD Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah KLIK DISINI

5. Pengumuman Kelulusan Pemerintah Kabupaten/Kota  SELURUH SUMATERA UTARA KLIK DISINI

6. Pengumuman Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil 2013 Klik disini

7. Pengumuman Hasil TKD LJK CPNS Pelamar Umum 2013 Klik Disini

8. Pengumuman Hasil TKD LJK CPNS 2013 Klik Disini

Petunjuk penggunaan:

  • Pengumuan ini untuk CPNS pelamar umum yang menggunakan LJK (Lembar Jawaban Komputer).
  • No.Peserta terdiri dari 11 angka.
  • No.Peserta hanya dapat diisi angka tanpa spasi
  • No.Peserta tidak boleh menggunakan symbol dan meta-karakter.
    Seperti : titik(.); koma(,); garis miring(/); minus(-), dsb.
  • Contoh:
    • No.Peserta yang tertulis di kartu Ujian : 5909-2-00002-7
    • No.Peserta yang harus di input : 59092000027
  • Kode captcha mempunyai expired selama 1 menit.
  • Perbaharui kode captcha yang sudah expired
  • Kode captcha tidak case sensitive (boleh diinput dengan huruf besar atau huruf kecil).

Sumber:

http://sscn.bkn.go.id/

http://sumutprov.go.id/

Dipublikasi di CPNS, INFO TERBARU | Tinggalkan komentar

SNMPTN 2014

Latar Belakang

Penerimaan mahasiswa baru harus memenuhi prinsip adil dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan perguruan tinggi.

Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan setelah SMA/SMK/MA/MAK menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan prestasi akademik. Siswa yang berprestasi tinggi dan secara konsisten menunjukkan prestasinya tersebut layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa di PTN.

Sekolah sebagai satuan pendidikan dan guru sebagai pendidik diyakini selalu menjunjung tinggi kehormatan dan kejujuran sebagai bagian dari prinsip pendidikan berkarakter. Dengan demikian sekolah seharusnya melakukan kewajiban untuk mendorong dan mendukung siswanya dalam proses pendaftaran siswanya.

Tujuan

Tujuan SNMPTN adalah:

  • memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa yang berprestasi akademik tinggi untuk memperoleh pendidikan tinggi.
  • mendapatkan calon mahasiswa baru terbaik melalui seleksi siswa yang mempunyai prestasi akademik tinggi di SMA/SMK/MA/MAK, termasuk Sekolah RI di luar negeri.

Ketentuan Umum

  • SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi-prestasi lainnya.
  • Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswanya.
  • Sekolah yang berhak mengikutsertakan siswanya dalam SNMPTN adalah sekolah yang mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan yang mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
  • Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS.
  • Siswa pelamar wajib membaca ketentuan yang berlaku pada masing-masing PTN di laman PTN yang dipilih.

Ketentuan Khusus

Persyaratan Sekolah

Sekolah yang siswanya berhak mengikuti SNMPTN adalah:

  • SMA/SMK/MA/MAK negeri maupun swasta, termasuk sekolah RI di luar negeri yang mempunyai NPSN.
  • Telah mengisi PDSS

Persyaratan Siswa Pelamar

Pendaftaran

Siswa SMA/SMK/MA/MAK kelas terakhir pada tahun 2014 yang:

  • mengikuti UN pada tahun 2013 atau 2014,
  • memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar pada PDSS,
  • memiliki nilai rapor semester 1 sampai semester 5 (sampai semester 7 bagi SMK/MAK Empat Tahun) yang telah diisikan pada PDSS.

Penerimaan

Lulus Ujian Nasional dan Satuan Pendidikan, lulus SNMPTN 2014, sehat jasmani dan rohani, dan memenuhi persyaratan lain yang ditentukan oleh masing-masing PTN penerima.

Tata Cara Mengikuti SNMPTN

Tata cara mengikuti SNMPTN dilakukan melalui dua tahap, yaitu (1) pengisian PDSS oleh sekolah dan verifikasi oleh siswa, dan (2) pendaftaran.

Pengisian dan Verifikasi PDSS

  • Kepala Sekolah mengisi data sekolah dan siswa di PDSS melalui laman http://pdss.snmptn.ac.id.
  • Kepala Sekolah mendapatkan password setiap siswa yang akan digunakan oleh siswa untuk melakukan verifikasi.
  • Siswa melakukan verikasi data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah dengan menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah.
  • Siswa yang tidak melaksanakan verifikasi maka data rekam jejak prestasi akademik (nilai rapor) yang diisikan oleh Kepala Sekolah dianggap benar dan tidak dapat diubah setelah waktu verifikasi berakhir.

Pendaftaran

  1. Siswa Pelamar, menggunakan NISN dan password yang diberikan oleh Kepala Sekolah pada waktu verifikasi data di PDSS, login ke laman SNMPTN http://www.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.
  2. Siswa Pelamar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pas foto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada). Siswa pelamar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang akan dipilih.
  3. Pelamar program studi keolahragaan dan seni harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan yang diisi oleh Kepala Sekolah dan/atau siswa menggunakan pedoman yang dapat diunduh pada laman http://www.snmptn.ac.id.
  4. Siswa pelamar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.
    Sekolah dan/atau siswa pelamar yang mengalami kesulitan akses Internet, proses pengisian PDSS maupun pendaftaran dapat dilakukan di Plasa Telkom dan/atau Kantor Pos online di seluruh Indonesia.

Jadwal SNMPTN

Jadwal pelaksanaan SNMPTN adalah sebagai berikut:

Pengisian PDSS 6 Januari – 6 Maret 2014
dan selanjutnya diisikan secara berkala tiap akhir semester
Pendaftaran 17 Februari – 31 Maret 2014
Proses Seleksi 1 April – 26 Mei 2014
Pengumuman Hasil Seleksi 27 Mei 2014
Pendaftaran Ulang di PTN
masing-masing bagi yang lulus seleksi
17 Juni 2014
bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2014

Program Studi dan Jumlah Pilihan

  • Setiap siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 (dua) PTN. Apabila memilih 2 (dua) PTN, maka salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya, atau dari provinsi terdekat bila belum terdapat PTN pada provinsi asalnya. Apabila memilih satu PTN, maka PTN yang dipilih dapat berada di provinsi mana pun.
  • Siswa pelamar dapat memilih sebanyak-banyaknya 3 (tiga) program studi dengan ketentuan satu PTN maksimal 2 (dua) program studi.
  • Urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.
  • Siswa SMK/MAK hanya diijinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan oleh masing-masing PTN.
  • Daftar program studi dan daya tampung SNMPTN tahun 2014 dapat dilihat pada laman http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran.

Biaya Seleksi

Biaya seleksi ditanggung Pemerintah, sehingga siswa pelamar tidak dikenai biaya seleksi.

Prinsip dan Mekanisme Seleksi

Prinsip Seleksi

Seleksi dilakukan berdasarkan prinsip:

Mekanisme Seleksi

Seleksi dilakukan dengan mekanisme sebagai berikut:

  • Siswa pelamar diseleksi di PTN pilihan pertama berdasarkan urutan pilihan program studi.
  • Siswa yang memilih dua PTN, apabila dinyatakan tidak lulus pada PTN pilihan pertama, maka akan diseleksi di PTN pilihan kedua berdasarkan urutan pilihan program studi dan ketersediaan daya tampung.

Sanksi Bagi Sekolah dan/atau Siswa yang Melakukan Kecurangan

Penerapan secara tegas bagi calon mahasiswa dan/atau sekolah yang melakukan kecurangan dengan sanksi sebagai berikut:

  • Sekolah yang melakukan kecurangan tidak diikutsertakan dalam SNMPTN tahun berikutnya
  • Siswa yang melakukan kecurangan pada tahun 2014 dibatalkan status kelulusan SNMPTN.

Laman Resmi dan Alamat Panitia Pelaksana

  • Informasi resmi mengenai SNMPTN dapat diakses melalui laman http://www.snmptn.ac.id.
  • Informasi resmi lainnya juga dapat diperoleh melalui http://halo.snmptn.ac.id, dan call center 08041450450.
  • Informasi juga dapat diperoleh dari humas Perguruan Tinggi Negeri terdekat.
  • Alamat Panitia SNMPTN 2014
    Gedung Rektorat Unpad,
    Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung 40135,
    Telepon (022) 842 88842,
    Faksimile (022) 842 88899

Lain-lain

  • Siswa pelamar dari keluarga kurang mampu dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan melalui program beasiswa Bidikmisi yang informasinya dapat diakses di laman http://bidikmisi.dikti.go.id.
  • Perubahan ketentuan yang berkait an dengan pelaksanaan SNMPTN Tahun 2014 akan diinformasikan melalui laman http://www.snmptn.ac.id.
Dipublikasi di INFO TERBARU | Tinggalkan komentar

Itjen Kemdikbud Dalami Pengaduan Lelang Jabatan Kepala Sekolah DKI Jakarta

Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Itjen Kemdikbud) menindaklanjuti pengaduan terkait lelang jabatan kepala sekolah di Provinsi DKI Jakarta. Sebanyak empat organisasi guru mengadukan oknum pejabat di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) DKI Jakarta karena memberikan pelatihan kepada sejumlah peserta lelang jabatan.

“Kami akan dalami persoalannya. Kalau ada upaya mengarah pelanggaran akan ditindaklanjuti,” kata Inspektur Wilayah IV Bidang Dikmen Kemdikbud Amin Priatna usai menerima audiensi perwakilan dari empat organisasi guru di Kemdikbud, Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Organisasi guru yang mengadukan dari Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ), Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI), dan Federasi Guru Independen Indonesia (FGII).

Hadir pada audiensi Sekjen FSGI Retno Listyarti, Presidiun FSGI Guntur Ismail, dan Sekjen PGSI Suparman.

Amin mengatakan, pelatihan yang dilakukan adalah atas inisiatif para kepala sekolah yang ingin mengikuti lelang jabatan. Pihaknya, kata dia, akan menghimpun informasi yang seimbang baik dari Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta maupun dari LPMP. “Mudah-mudahan bisa memberikan jalan terbaik,” katanya.

Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemdikbud Hindun Basri Purba menyampaikan, semua pengaduan di Itjen tetap ditindaklanjuti. Itjen, kata dia, adalah aparat pengawas internal pemerintah. “Kami sudah tahu apa yang harus dilakukan. Apalagi terkait LPMP sebagai UPT (Unit Pelaksana Teknis) di Kemdikbud, yang harus dikawal dan diawasi,” katanya.

Hindun mengatakan, Itjen akan secara obyektif dalam menindaklanjuti setiap pengaduan. Pihaknya juga akan mengecek terkait adanya pengaduan diskriminasi dan grativikasi dalam pelatihan tersebut. “Kita cek apakah sejauh itu dan kita tunggu kebijakan Pak Irjen,” katanya.

sumber:http://kemdikbud.go.id

Dipublikasi di INFO TERBARU | Tinggalkan komentar